Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Desember 2011

Sertifikat ISO 9001 bukan segalanya

Apakah perusahaan Anda sudah mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008? perubahan apa yang didapat setelah sertifikat tersebut di tangan?

Banyak yang tidak mendapatkan apa-apa selain hanya selembar kertas tertulis sertifikat, kenapa? baiklah kita kembali ke niat awal ketika kita akan menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008. Apakah niat tersebut hanya untuk dapat sertifikat saja hanya untuk keperluan tender, kelengkapan administrasi marketing atau hanya menyenangkan owner perusahaan?. Atau niat tersebut untuk memajukan perusahaan, menambah profit perusahaan, menjadi perusahaan berkelas, menjadi perusahaan dengan standard kerja yang lebih baik atau untuk menjadikan fungsi kontrol perusahaan.

Niat awal inilah yang selanjutnya akan anda dapat setelah sertifikat di tangan. Sertifikat akan membawa konsekuensi moral untuk mempertahankannya. Seperti halnya sang juara dengan pialanya, ia akan berusaha berlatih agar dapat mempertahankan pialanya atau memecahkan rekor lagi atau pialanya akan berpindah tangan ke orang lain.

Jadi sertifikat ISO 9001:2008 bukanlah segalanya, yang terpenting adalah bagaimana sertifikat tersebut memacu kinerja lebih baik lagi untuk kemajuan perusahaan.

Minggu, 18 Desember 2011

Memulai perbaikan sistem manajemen mutu dari hal sederhana

Bagaimana memulai sebuah perbaikan sistem manajemen mutu? Siapa yang harus memulai?

Pertanyaan ini sangat dasar terbersit ketika kita untuk pertama kalinya akan melakukan perbaikan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008. Perbaikan dapat dimulai dari hal yang sangat sederhana. Mengapa? jangan bicara sesuatu yang besar ketika hal-hal yang sederhana saja kita tidak mau melakukannya (tidak peduli). Sebagai contoh hal sederhana yang dapat kita mulai lakukan adalah:
  • mengisi check sheet, tidak akan butuh waktu lama bukan untuk mengisi check sheet dengan benar? 
  • meletakkan sesuatu pada tempatnya, tidak susah bukan ketika kita mengambil dokumen dan meletakkan kembali pada tempatnya?
  • mengingatkan untuk konsisten dan komitmen, mudah bukan ketika rekan sekerja kita melakukan kesalahan kita ingatkan dengan sopan dan membantunya untuk memperbaiki kesalahan tersebut?
  • menjadi contoh terpuji, sangat mudah bukan untuk kita dijadikan contoh orang lain dalam disiplin, tingkah laku dan perkataan?
Masih banyak contoh mudah sederhana yang seharusnya bisa kita lakukan. Nah siapa yang harus memulai perbaikan tersebut? Anda jawabannya. tutup mata dan telinga Anda, segera lakukan perbaikan dari tempat kerja anda, dan terus pancarkan energi perbaikan tersebut di sekitar Anda. Bagaimana dengan orang lain? tenang...mereka akan melihat Anda dan jika mereka masih punya mata dan hati maka yang sudah anda lakukan sebetulnya adalah ajakan untuk mereka mengikuti Anda, walaupun Anda tidak pernah menyuruh. Selamat memulai!

Sabtu, 06 Agustus 2011

Jujur dalam Bekerja?

Apakah Anda sudah melakukan kejujuran dalam bekerja?

Pertanyaan yang sangat mendasar kita ajukan dalam setiap sendi kehidupan manusia, salah satunya adalah dalam bekerja. Kejujuran di jaman sekarang ini adalah sesuatu yang sangat mahal harganya, bahkan sangat susah untuk ditemukan walaupun ada di sekitar kita. Mengapa? karena kejujuran adalah tindakan yang sifatnya tidak terbuka, hanya kita sendiri yang bisa menjawab mengenai kejujuran itu.

Apakah kejujuran itu hanya dimiliki dengan baik oleh orang-orang khusus dengan predikat, jabatan, tingkat pendidikan, keturunan, ras, dan agama tertentu? tidak. Lihat disekitar kita, banyak orang dengan level pendidikan tinggi terlibat kasus penipuan, banyak orang dari keturunan orang tua yang baik punya sisi kelam masuk penjara, banyak anak orang kaya yang tidak peka sosial, dan masih banyak contoh lainnya betapa kejujuran banyak dilanggar oleh manusia, apapun dan siapapun itu.

Jadi, kejujuran adalah nilai universal yang menempel seiring dengan terjaganya hati nurani manusia.

Rabu, 01 Juni 2011

Karyawan Adalah Aset Pengusaha

Berapa banyak pengusaha yang menganggap bahwa upah pekerja adalah pemborosan, kalau bisa ditekan sedemikian rupa sehingga keuntungan perusahaan menjadi besar. Apakah hal ini benar? saya katakan salah besar jika ingin menjadi kompetitif dengan menekan hak karyawan mendapatkan upah yang layak. 

Menjadi kompetitif sangat mudah, asal ada kemauan yang kuat dimulai dari pengusaha itu sendiri. banyak hal yang bisa dipangkas untuk menjadikan perusahaan untung berlimpah. Mau bukti? lihat contoh berikut ini:
  • membuang semua bentuk pemborosan. pemborosan dapat berupa: waktu yang terbuang karena menunggu, kelebihan produksi, kelebihan proses, banyak pergerakan saat proses, dll.
  • menekan scrap, defect, reject sekecil mungkin.
  • kontrol supplier atau subkontrak untuk memberikan barang dan jasa berkualitas sejak awal
  • lakukan predictive, preventive dan maintenance rutin sebelum mesin menjadi bermasalah
  • melakukan efisiensi proses setiap saat
  • melakukan pelatihan dan keterampilan pekerja
  • melakukan promosi kesadaran mutu
  • meminta bantuan customer saat menemui kesulitan pembuatan barang
  • dlll 
Sangat jelas ada banyak cara untuk menjadikan perusahaan lebih untung, tapi kalau tidak ada kemauan pengusaha dan para pembantunya, ya paling  mudah menyunat upah pekerja. Apa  yang terjadi jika sudah demikian? bisa ditebak akan terjadi suatu ledakan yang akan membuat perusahaan jatuh ke titik awal. Ngga percaya? silahkan cari di google berapa banyak perusahaan yang diancam mogok karena masalah pengupahan? jadi, ada baiknya jadikan pekerja sebagai aset yang berharga. Tanpa pekerja maka sehebat apapun perusahaan bukanlah siapa-siapa. Namun sebaliknya jika pekerja memiliki motivasi yang kuat untuk bekerja, maka kejayaan perusahaan pasti di dapat.

Senin, 11 April 2011

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Gajah Tunggal Tahun 2011

Politeknik Gajah Tunggal tahun 2011 ini membuka penerimaan calon mahasiswa baru untuk jurusan Teknik Mesin dan Teknik Elektro.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Politeknik Gajah Tunggal Perguruan Tinggi yang didirikan pada tahun 1981, bertujuan mencetak tenaga-tenaga Ahli Teknik Madya (Diploma III) yang unggul dan siap kerja, membuka kesempatan kepada lulusan terbaik SMA/SMK di seluruh Indonesia pada tahun akademik 2011/2012 untuk jurusan :

1. Teknik Mesin Kode : (TM)
2. Teknik Elektro Kode : ( TE )

I. FASILITAS SELAMA PENDIDIKAN

1. Dibebaskan : Biaya SPP, Biaya SKS, Biaya Praktikum dan Perpustakaan
2. Diberikan : Uang Saku Bulanan, Kupon Makan Siang, Buku Tulis setiap semester, dan Pakaian
Seragam setiap tahun
3. Disediakan : Asrama untuk mahasiswa dari luar kota Tangerang

II. PERSYARATAN :
A. UMUM
1. Pria, Sehat Jasmani dan Rohani, Tinggi badan minimal 160 cm.
2. Tanggal 1 September 2011, berumur maksimum 21 tahun.
3. Lulus SMA Jurusan IPA atau SMK dengan program studi yang sesuai dengan jurusan di Politeknik Gajah Tunggal.
4. Belum menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan.
5. Bersedia mengikuti seleksi administrasi, tes tertulis, kesamaptaan, wawancara, psikotes dan kesehatan.
6. Setelah lulus, dilanjutkan dengan pembelajaran dengan bekerja dalam status Ikatan Dinas di lingkungan Perusahaan Gajah Tunggal Group selama 5 ( lima ) tahun.
B. KHUSUS
1. Surat lamaran dengan alamat yang jelas dan mencantumkan kode jurusan yang diminati pada pojok kiri atas amplop.
2. Foto copy STTB/Ijazah yang telah dilegalisir bagi lulusan tahun 2009, 2010 dan 2011 ( bagi yang belum menerima STTB/Ijazah, dapat disusulkan pada saat mengikuti tes tertulis)
3. a. Lulusan SMA : - Foto copy Raport lengkap (kelas 1, 2 dan 3) yang telah dilegalisir.
- Rekapitulasi nilai mata pelajaran Matematika, Fisika, dan Bahasa Inggris rata-rata minimal 6,5.( asli )
b. Lulusan SMK : - Foto copy Transkrip/Raport lengkap (kelas 1, 2 dan 3) yang telah dilegalisir.
- Rekapitulasi nilai mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, dan Uji Kompetensi Produktip rata-rata minimal 6,5.( asli )
4. Foto copy KTP/Kartu Pelajar dan Foto copy Kartu Keluarga ( KK ).
5. Pas Photo terbaru ukuran 3 x 4 sebanyak 4 lembar.
6. Daftar Riwayat Hidup.
7. Foto copy Surat Keterangan Catatan Kepolisian, yang telah dilegalisir.
8. Surat Keterangan Penghasilan :
a. Slip Gaji terbaru dari Departemen/Bagian Personalia bagi orang tua/wali yang bekerja.
b. Penghasilan terbaru dari Kelurahan / Kepala Desa bagi orang tua / wali yang berwiraswasta / pensiunan / petani.
9. Surat Keterangan Sehat dari dokter dan tidak buta warna.

III. MATERI UJIAN TULIS

Materi Ujian Tulis : Matematika, Fisika dan Bahasa Inggris.

IV. LAIN-LAIN
1. Lamaran harus diterima Panitia PMB selambat-lambatnya tanggal 25 April 2011
2. Bagi yang lulus Seleksi Administrasi sesuai dengan kriteria Panitia PMB 2011 Politeknik Gajah
Tunggal akan dipanggil untuk mengikuti tes tertulis melalui surat atau dapat dilihat pada :
a. Internet : Home Page : http//www.poltek-gt.ac.id atau
b. Dapat ditanyakan langsung melalui Telepon Politeknik Gajah Tunggal (021) 5900468 pada hari kerja jam 08.30 ~ 16.00 WIB. (Bpk Amin Kuato, Bpk Karno.)
3. Berkas lamaran dikirim/diantar langsung ke :



PANITIA PMB 2011
POLITEKNIK GAJAH TUNGGAL
KOTAK POS 540
TANGERANG 15001

Jumat, 10 Desember 2010

Corporate Social Responsibilty (CSR)

The Oxford Handbook of Corporate Social Responsibility (Oxford Handbooks)Jika Anda mempunyai sebuah perusahaan yang cukup mapan, pernahkah terpikirkan bahwa eksistensi perusahaan Anda sadar atau tidak sadar ada sumbangan dari masyarakat? Apa sumbangan tersebut? bisa jadi lingkungan yang kondusif, adanya kontrakan atau rumah kost untuk karyawan perusahaan Anda, adanya penjual nasi yang mensuplai kebutuhan makan karyawan Anda, adanya angkutan umum yang mengantarkan karyawan Anda bekerja tepat waktu, dan yang harus Anda akui adanya masayarakat yang menggunakan jasa ataupun produk Anda.

Saat Anda sadar bahwa ada sumbangsih masayarakat, maka Anda pun tidak akan menutup mata bahwa perusahaan Anda juga semestinya memberikan sumbangsih balik ke masyarakat. Dengan timbal balik yang saling menguntungkan maka tidak hanya perusahaan Anda yang akan maju namun masyarakat juga akan semakin berdaya.

Perusahaan dapat membuat program yang sekiranya masyarakat butuhkan, seperti membangun poliklinik kesehatan, sarana ibadah ataupun sarana pemberdayaan masyarakat lainnya. Dengan terciptanya tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat, maka pengentasan keterbelakangan masyarakat akan terbantukan. Sudahkah perusahaan Anda menjalankan program corporate social responsibility?

Rabu, 20 Oktober 2010

Peduli Mutu adalah Kesadaran Mutu

AwarenessPernah Anda dengar peribahasa "Tak kenal maka tak sayang"? sangatlah tepat kiranya peribahasa tersebut. Dengan mengenal maka kita akan sayang, dan dengan sayang kita akan peduli. Artinya peduli adalah apa yang terjadi, dan akan terjadi terhadap sesuatu yang kita sayangi kita ingin tahu, ingin lebih jelas, dan ingin lebih duluan  agar hal-hal yang tidak diharapkan tidak menimpa pada sesuatu yang kita sayangi.

Demikian pula dalam penerapan ISO 9001:2008, dimana tahap tertinggi dari bukti penerapan adalah adanya "kepedulian" dari semua level organisasi. Kalau kita mengenal mutu, maka seharusnya kita cinta mutu. Kalau kita cinta mutu, maka kita akan peduli mutu. Apa bukti kita peduli mutu? buktinya adalah saat kita sadar bahwa ketidaksesuaian mutu merupakan hal yang harus dihindari dan dicegah, misalnya:
  • sadar tidak akan mengirim barang yang tidak berkualitas ke pelanggan, karena efeknya akan merugikan diri kita sendiri
  • sadar bahwa reject proses akan membawa pada pembengkakan biaya operasional perusahaan.
  • sadar bahwa apa yang kita dapat sekarang adalah hasil dari pelanggan yang membeli produk dan jasa kita.
  • sadar bahwa kalau kita tidak melakukan perbaikan maka pelanggan dan kompetitor akan menggilas kita
  • sadar bahwa team work merupakan jalan terbaik dalam mengerjakan project-project baru di perusahaan
  • dll
Sudahkah anda peduli mutu hari ini?

Minggu, 17 Oktober 2010

Merasakan Kerja Keras


Hard WorkerUntuk sebuah kehidupan yang lebih baik manusia harus melakukan kerja keras. Keringat yang membasahi tubuh kita adalah bukti bahwa apa yang kita dapat sekarang adalah hasil dari kerja keras yang kita lakukan.  
Jika Anda melihat kesuksesan orang sekarang ini, lihatlah tahun-tahun sebelumnya dimana orang tersebut bekerja siang malam untuk sebuah perubahan yang diimpikan.  Dan sangat pantas bagi seorang pekerja keras untuk mendapat sebuah kesuksesan dan kebahagiaan. 



Mungkin Anda pernah melakukan hal ini atau pernah menyaksikan bahwa budaya kerja keras ada di sekitar kita. 
  • Ada yang bangun jam 3 pagi untuk memulai aktivitas dimana sebagian orang mungkin terlelap tidur.
  • Ada yang bekerja di tengah terik matahari siang saat sebagian orang mungkin makan siang di ruang ber AC.
  • Ada sebagian orang yang bekerja siang malam dimana sebagian orang mungkin berlibur dengan keluarga tercintanya.
Dan banyak lagi contoh kerja keras yang ada di sekitar kita. Dapat Anda bayangkan jika semua orang bekerja keras, maka akan terbentuk kemajuan suatu bangsa dan kejayaan negara. Sudah bekerja keraskah Anda hari ini?

Senin, 11 Oktober 2010

Revolusi Mutu

The Quality Revolution: A History of the Quality MovementTahukah Anda bahwa mutu sekarang ini mengalami perubahan yang sangat cepat (revolusi mutu). Mengapa demikian? Apa yang harus disiapkan untuk dapat menjadi perusahaan bermutu?

Perubahan perilaku konsumen / pembeli terhadap produk dan jasa yang ingin dikonsumsi mengalami perubahan yang sangat drastis dalam dekade terakhir ini. Sebagai contoh perkembangan teknologi telepon genggam. 10 tahun lalu jika telepon genggam sudah dapat sms dan telepon maka sudah cukup dikatakan bermutu (memenuhi harapan pembeli). namun sekarang permintaan konsumen untuk menuntut telepon genggam yang bisa segala hal menjadi kebutuhan wajib produsen untuk memenuhinya. Sebab jika tidak maka pembeli akan meninggalkannya. Sehingga dengan demikian dapat dikatakan bahwa telepon genggam mengalami revolusi mutu. Bagaiman dengan produk lain? silahkan cermati dan simpulkan!

Untuk mengantisipasi adanya revolusi mutu maka perusahaan harus punya business plan dalam jangka pendek, menengah dan panjang untuk memastikan perusahaan mampu menangkap dan beradaptasi dengan perilaku konsumen dan perkembangan ilmu dan teknologi. Berikut ini contoh perusahaan yang mengalami perubahan produk akibat revolusi mutu dan perkembangan ilmu dan teknologi.
  • Perusahaan disket  mengganti produknya dengan flash disc
  • Perusahaan kaset mengganti produknya dengan compact disc
  • Perusahaan TV tabung menggantinya dengan TV plasma
  • Kantor pos memperluas usahanya tidak hanya dengan jasa surat dan wesel.
  • Telkom menjual speedy akibat peminat telepon rumah berkurang drastis. 
Dan masih banyak contoh adaptasi perusahaan terhadap perilaku konsumen dan perkembangan iptek (revolusi mutu). Bagaimana dengan perusahaan Anda????

Selasa, 28 September 2010

Hebatnya Pelanggan ( Customer Power)

Customer Power : How to Grow Sales and Profits in a Customer-Driven MarketplaceBerapa banyak perusahaan gulung tikar karena pelanggan mereka mengalihkan order. Berapa banyak perusahaan menanam investasi untuk sekedar memuaskan pelanggan. Berapa banyak perusahaan rela merugi untuk mendapatkan pelanggan mereka kembali.

Tahukah kita bahwa pelanggan punya kekuatan besar untuk membuat perusahaan kita jaya atau gulung tikar. Kenapa bisa begitu, karena merekalah yang pegang uang untuk membeli produk dan jasa yang kita buat. Bayangkan jika produk dan jasa yang kita buat tidak laku karena pelanggan kecewa dengan kualitas produk dan jasa kita. Padahal seperti kita tahu, perusahaan  juga harus membayar gaji karyawan, membiayai operasional perusahaan, membayar pajak dan mencicil hutang. Jika tidak ada untung, maka pelan-pelan perusahaan berada dalam kondisi kritis. Artinya jika tidak selamat ya bangkrut.

Jadi sayangilah pelanggan Kita, karena sebetulnya merekalah yang membuat kita jadi seperti sekarang ini.

Rabu, 04 Agustus 2010

Semua Yang Besar Bermula dari Yang Kecil

Grow Up!: How Taking Responsibility Can Make You a Happy AdultLihatlah tubuh anda sekarang! perhatikan lima atau sepuluh tahun lalu, bukankah semuanya dahulu lebih kecil? Lihatlah pohon di samping atau depan rumah Anda! ingatkah Anda kapan tumbuhan tersebut masih tunas?

Bisnis yang besar juga tumbuh dari yang kecil. Saat perkembangan inilah phase yang sangat menentukan apakah nantinya akan tetap tumbuh atau mengecil lagi bahkan bangkrut. Untuk membuat bisnis tumbuh besar maka diperlukan pemicu. Apa pemicunya? yang paling utama tentunya people atau Sumber daya manusianya. Selanjutnya bisa dari aspek keuntungan, iklim investasi, kebijakan perusahaan, kebijakan pemerintah, dan lain-lain.

Seperti kita mengharapkan buah yang manis dari pohon, maka kita perlu memberinya pupuk dan mencabut rumput dan membasmi serangganya. Diharapkan saat panen nanti kita akan menikmati buah yang manis dan segar. Demikian pula saat bisnis kita ingin tumbuh, maka diperlukan investasi (SDM, dll) serta mengurangi biaya-biaya yang tidak perlu (cost down). Sehingga tahun depan, lima tahun lagi dan sepuluh tahun lagi bisnis kita akan menjadi besar dan bernilai tambah. Seberapa besar perusahaan Anda sekarang tumbuh?

Rabu, 07 Juli 2010

Kemampuan Mendengar

Listening: The Forgotten Skill: A Self-Teaching Guide (Wiley Self-Teaching Guides)Seberapa hebat Kita bicara dan bertindak, semua orang tahu Kitalah Juaranya. Namun, seberapa hebat Kita mampu mendengar, belum tentu Kita mampu.

Kemampuan mendengar adalah bukti bahwa Kita mempunyai "jiwa besar". Kekuasaan, jabatan, pangkat, dan kelebihan lain adalah ego yang sangat susah untuk tidak ditonjolkan. Saat Kita menjadi pendengar yang baik, maka segala ego tersebut harus kita rendahkan dan tidak ditonjolkan. Mengapa demikian? simpel, agar seseorang yang ingin kita dengar suaranya dapat mengeluarkannya tanpa beban atau sungkan karena posisi kita.

Mendengar juga sangat efektif dalam pola kepemimpinan di proses produksi. Semua permasalahan di produksi setiap saat muncul dikarenakan salah satunya adalah "people's problem". Dengan mendengar kita akan tahu sejauh mana masalah yang ada mengganggu jalannya proses produksi. Jadi, berlatihlah untuk menjadi pendengar yang baik. Believe it, Listening is power.

Jumat, 16 April 2010

Improvement atau Kompetitor Menggilas Kita

Strategic and Competitive Analysis: Methods and Techniques for Analyzing Business CompetitionPercayakah Anda kalau Anda tidak melakukan improvement anda akan tergilas kompetitor?

Di era serba terbuka pelanggan mempunyai hak untuk tahu seberapa jauh produk atau jasa yang akan kita berikan bisa memberi nilai tambah. Apalagi pelanggan harus membayar dengan jumlah yang besar. Pilihan sulit memang ketika kompetitor dengan harga sedikit lebih rendah dengan kualitas sama mengambil calon potensial pelanggan kita. Apa yang terjadi kenapa kompetitor bisa menurunkan harga sementara kita tidak bisa???

Kita lihat fakta yang ada di sekitar kita:
  • harga sama namun service kompetitor lebih baik
  • layanan purna jual kompetitor lebih manusiawi
  • kompetitor memiliki hotline 24 jam
  • kompetitor mengerti kesulitan pelanggan
  • kompetitor design produknya selalu up date
  • dsb
Apa yang akan kita lakukan setelah kita tahu kompetitor mengancam bisnis kita? lakukan segera improvement. Dalam praktek beberapa perusahaan melakukan improvement dengan pendekatan QCDSMPE (quality, cost, delivery, safety, morale, productivity, environtment). Jangan lupa mengenai fokus dan prioritas pada improvement yang mendesak. Selamat berimprovement!!!!!

Sabtu, 03 April 2010

Menjadi Hebat Dengan Sedikit Modal

Seberapa hebatkah kita dengan harta kita, titel kita, jabatan kita, dan orang tua kita? Jikalau untuk menjadi hebat kita perlu harta, pendidikan, titel dan pengaruh orang tua, maka kita adalah orang hebat yang tergantung. Artinya jika harta, titel, jabaan dan orang tua kita terlepas maka kita akan menjadi tidak hebat lagi.

Menjadi hebat itu mudah, dan itupun sudah dipraktekan oleh banyak orang. Namun kehebatan tersebut tidak akan terbaca ketika standard hebat dimata kita berbeda dengan orang lain. Ukuran menjadi hebat adalah sangat mudah, ketika seseorang yang melakukan aktivitas secara konsisten dengan tulus dan diniatkan untuk memberi kebaikan kepada orang lain maka dia sudah bisa dikatakan hebat.

Mau bukti, lihat orang tua kita. Bukankah mereka hebat dan luar biasa? Lihatlah petani yang mencangkul tanahnya selama bertahun-tahun tetapi tidak mengeluh kenapa harga beras selalu kurang bersahabat? Lihatlah nenek penjual pisang yang berjalan turun gunung seharian hanya untuk menukar pisangnya dengan beberapa lembar rupiah yang yang mungkin akan habis saat kita sekali jajan. Masih banyak orang hebat disekitar kita, asalkan standard hebat kita samakan dulu persepsinya. Setujukah Anda?

Selasa, 09 Maret 2010

Mampu dan Mau

Pilih mana antara mau duulu atau mampu dulu?

Ada kondisi dimana orang merasa mampu tapi tidak mau atau sebaliknya mau tetapi tidak mampu. Jika ada pilihan mana yang akan kita pilih??? Yang ideal memang mau dan mampu. Namun tidak selamanya pilihan ideal itu kita bisa capai.

Dengan kemauan yang keras dan pantang menyerah sebesar apaun ujian akan bisa kita lewati, meskipun jalannya akan lebih panjang karena kita sedikit kemampuan. Dengan kemampuannya yang tinggi tetapi tidak mau untuk mentransformasikan kemampuannya, maka yang akan kita lihat adalah makin pintar orang makin banyak menipu, makin kaya akan makin pelit, dan makin mampu akan makin sombong.

Namun demikian, kebanyakan mau tanpa mampu bisa dikatakan kita malas berusaha. kemauan yang tinggipun belum cukup tanpa action untuk mewujudkan kemauan tersebut. Jadi, mau atau mampu duluan?

Banyak bukti menunjukan bahwa modal awal untuk kemajuan adalah kemauan. Fakta menunjukan bahwa negara modern maju karena ada modal kemauan untuk maju. Tapi negara besar bisa hancur saat para pimpinannya tidak ada kemauan untuk mempertahankan diri menjadi bangsa yang besar. Silahkan cek di lingkungan kita, Apakah pilihan mau dulu lebih baik daripada mampu dulu.

Rabu, 03 Maret 2010

Mencoba Peluang Bisnis Dengan Sedikit Modal

Mencoba peluang bisnis membutuhkan keberanian. Cenderung kita berpikir takut akan resiko. Hal tersebut adalah wajar selama tidak berlebihan. Namun untuk mengurangi rasa ketakutan tersebut ada baiknya dipertimbangkan mengenai berapa modal awal yang harus disetor. Dengan modal yang kecil dengan hasil yang cukup memuaskan tentunya akan membuat kita berpikir ulang "kalau begitu bisnis tersebut noleh dong dicoba?".

Apakah bisnis dengan modal kecil ada? jawabannya adalah sangat banyak. Contoh nyata adalah Peluang Bisnis yang banyak dimuat di internet, dan salah satunya adalah internet marketing yang bermodalkan cukup sedikit yaitu sebesar Rp.250.000 saja. Dengan modal yang minim beranikah kita mencoba peluang baru untuk mempunyai pekerjaan sampingan dengan hasil yang memuaskan?

Selasa, 09 Februari 2010

Memunculkan Energi Positif untuk Perubahan

Pernahkah kita melihat rekan kita atau orang yang kita kenal sangat kuat pengaruhnya, berwibawa, jika bicara meyakinkan dan pokoknya nyaman jika kita berinteraksi dengan orang tersebut.

Saya berkeyakinan bahwa pada setiap orang mempunyai energi positif yang unik. Namun energi ini seolah-olah tidak semua orang punya. Energi positif yang ada sifatnya pasif. Untuk membuatnya menjadi sebuah kekuatan untuk perubahan maka harus dimunculkan.

Apa itu energi positif? adalah energi yang ditimbulkan dari sebuah perbuatan baik (positif). Sekecil apapun nilai kebaikan yang kita buat secara terus menerus akan selalu memancarkan energi ini. Dan tahukah kita bahwa orang lain dan lingkungan yang ada disekitar kita dapat terpengaruh dengan energi ini. Dalam bahasa yang mudah adalah suatu karakter lingkungan tercipta dari gabungan energi yang ada disetiap orang yang berinteraksi didalamnya.

Bisakah energi positif ini membalikan sebuah lingkungan yang sudah negatif? sangat bisa. Namun hal ini butuh kekuatan dan kesabaran untuk terus memancarkannya. Teruslah menanam kebaikan dalam berinteraksi maka siapapun orang yang sudah terkena efeknya akan merasa bahwa apa yang kita lakukan benar dan memang harus dicontoh.

Pernahkah mendengar cerita kisah ayah dan anak yang tinggal di suatu komplek yang kurang bersih (banyak sampah). Himbauan yang dilakukan oleh aparat perumahan ternyata tidak bisa menyadarkan warga untuk hidup sehat. Si ayah dan anak ini tanpa banyak omong setiap sore memungut sampah dan membuangnya di tempat yang disediakan. Semua warga berpikiran aneh benar ayah dan anak tersebut. Hari demi hari energi positif ini terus dipancarkan. Tetangga kanan kiri akhirnya terkena dampak positif si ayah dan anak ini. Tetangga ini meyakini bahwa memang betul dan ada manfaatnya kok apa yang dilakukan si ayah dan anak tersebut. Dan tetangga tersebut tidak ada alasan menolak untuk membersihkan sampah ketika energi positif dalam dirinya memberontak untuk dikeluarkan.

Jadi energi positif ini pada dasarnya tersimpan dalam setiap orang dan diberikan oleh Tuhan. Dengan bantuan akal dan hati maka penyaluran energi ini pasti akan membawa perubahan yang diinginkan oleh setiap kita.

Jumat, 05 Februari 2010

Berani untuk Berkata "Tidak" pada Atasan

Pernahkah kita dalam kondisi yang bimbang saat mengatakan "tidak" dengan atasan kita? 
Saat kondisi tersebut datang, maka sebetulnya ujian jiwa kepemimpinan kita sedang diuji. Bukankah seorang pemimpin harus berani memutuskan termasuk untuk bilang "tidak". Dengan alasan tidak sependapat, tidak sesuai dengan budget, tidak relevan, tidak tepat sasaran dan tidak-tidak lainnya mampukah kita sampaikan saat atasan kita minta pendapat kita. 
Tidak sedikit pula yang takut untuk mengatakan "tidak" karena dianggap nanti mbalelo / tidak patuh atasan, minder, takut tidak populer, nanti dijauhi rekan sekerja, dan takut-takut lainnya. Apapun alasannya, berkata "tidak" harus berani kita lakukan untuk atasan kita selama argumen yang kita sampaikan ada fakta, data dan landasannya. Dan jangan lupa kemas sedemikian rupa agar tidak ada yang dirugikan dalam kita mengucapkan "tidak". Selamat berjuang!!

Kamis, 04 Februari 2010

Menyesuaikan dengan Perubahan Organisasi

Pernahkah kita merasakan bahwa angin perubahan dalam organisasi kita membawa dampak yang sangat signifikan terhadap kerja kita?
Mungkin beberapa kita pernah merasakan bahwa pimpinan baru selalu meminta deadline yang sangat ketat atau kita merasa bahwa sistem baru yang diterapkan kurang cocok dengan kerja kita? Itu mungkin sebagian dampak dari perubahan yang ada.
Tahukah kita bahwa saat perubahan itu pasti muncul, dan pilihannya adalah kita menjadi "korban" dari perubahan ataukah justru kita sebagai "joki" dari perubahan tersebut. Setiap perubahan perlu disikapi dengan posisitf thinking untuk mencari celah kita bisa eksis dengan perubahan tersebut. Saat kita menjadi joki maka apapun yang ada didepan kita bisa kita antisipasi dengan baik. Namun jika kita menjadi korban maka bukan tidak mungkin kitalah yang akan terpental dari lingkaran organisasi.

Selasa, 02 Februari 2010

Mengucapkan Terima Kasih

Mengucapkan terima kasih saat kita berhutang sesuatu atas jasa dan bantuan yang diberikan oleh bawahan, atasan, rekan sekerja dan siapapun yang berhubungan dengan kita adalah hal kecil yang membawa efek luar biasa. Mengapa terima kasih itu penting?

Terima kasih adalah bukti pengakuan terhadap orang lain bahwa kita terbantu atas jasa yang diberikan. Penerima ucapan mungkin menganggap ucapan kita sesuatu hal yang sangat biasa, namun suatu saat akan terbukti bahwa dengan terima kasih kita akan menjadi salah satu orang yang masuk dalam memori si penerima ucapan bahwa kita termasuk orang yang tahu berterima kasih.

Terima kasih atas adalah bahasa sederhana yang sarat makna, dimana dalam pergaulan bisnis merupakan kata pembuka untuk jembatan komunikasi bisnis yang lebih dalam. Dan akan lebih hebat lagi saat kata "maaf" dan "tolong" menjadi penyempurna dalam bahasa komunikasi kita dengan orang lain. Sudahkah Anda mengucapkan terima kasih hari ini pada seseorang yang seharusnya Anda beri ucapan?????

Dear Pembaca yang budiman

Tulisan kami dapat Anda copy dengan menyebutkan sumbernya di mutupro.blogspot.com